Basic Programming (Part 1)

Di Kampus, saya diajarkan Dasar² Pemrograman menggunakan Bahasa C. Mengapa Bahasa C? Ada yang mengatakan bahasa C adalah bahasa di antara Bahasa Tingkat Rendah dan Bahasa Tingkat Tinggi. Nah, apa itu Bahasa Tingkat Rendah dan apa Bahasa Tingkat Tinggi? Berikut akan saya jelaskan di bawah ini.

Bahasa pemrograman digolongkan menjadi 2 tingkatan (ada yang menyebut 3), yaitu:

  1. Bahasa Tingkat Rendah (Low Level Language)
  2. Bahasa Tingkat Tinggi (High Level Language)

Bahasa Tingkat Rendah
Bahasa tingkat rendah adalah bahasa pemrograman yang berorientasi pada mesin. Bahasa ini susah dipahami karena syntax-nya yang susah untuk dimengerti dan dihapalkan bagi orang awam. Tergolong dalam bahasa ini adalah Assembly.

Bahasa Tingkat Tinggi
Bahasa tingkat tinggi lebih mudah dipahami oleh orang awam. Karena syntax-nya yang mudah dimengerti dan tidak jauh beda dengan bahasa sehari-hari. Yang tergolong dalam bahasa ini misalnya Basic, Fortran, Pascal, C.

Catatan:
Di atas saya mengatakan bahwa Bahasa C berada di antara kedua bahasa tersebut. Memang benar, ada yang menyebut sebagai Bahasa Tingkat Menengah (Middle Level Language). Karena bahasa C bisa mengakses langsung ke perangkat keras (menggunakan Pointer).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s