Saya sudah berumur 19 tahun, tapi masih saja ada pertanyaan “Besok kalau tua gimana ya? masa gw masih aja terus seperti ini.., keahlian nggak ada, bakat nggak ada. Gimana bisa makan enak kalo gini.”
Ingat waktu kecil ketika melihat seorang tentara membawa senjata dengan gagahnya melawan musuh. Kita terpana kemudian dalam hati berkata “Wah, tentara itu hebat ya… Berani melawan musuh. Besok kalau udah gede aku pengen jadi tentara ah…”. Besoknya ada pegawai kantor lewat depan rumah pake jas trus bawa koper sambil nenteng hp yang ada kameranya. Sambil terus mandangin orang lewat itu, hatinya berubah, “Jadi kayak gini aja dah enak, nanti kalo jadi tentara bisa ketembak trus mati”. Nggak apa² berganti cita² sambil menemukan jati diri kita sebenarnya. Akhirnya saya bercita-cita ingin jadi “progammer“.
Sekarang saya nggak kuliah, krn uangnya nggak ada. Lagipula nilai saya pas-pasan, kalaupun minta beasiswa nggak akan diberi. Jadi, saya langsung kerja aja daripada nganggur.
Saya kerja di warnet sebagai operator dengan pertanyaan di atas selalu menyelubungi pikiran saya. Setelah beberapa bulan dan saya sudah berkenalan dengan Internet, ternyata di Internet banyak sekali pelajaran yang mungkin nggak diajarin di bangku kuliah (masih lengkap internet donk!, gratis pula). Tinggal “nebeng” bila ada orang Internet (soalnya masih pake telkomnet instan + peminatnya sedikit, maklum di desa).
Kemudian saya membaca artikel ini…
- Dari Pak Onno W. Purbo di sini….
- Dari Pak Dudi Gurnadi di sini…
- Kemudian artikel dari Mas Topan di sini…
Asyiiikk… ternyata tanpa kuliah bisa juga jadi programmer trus diakuin lagi. Lalu saya coba membuka situs yang diberikan Pak Onno yaitu Brainbench. Di situ ada test bertahap untuk bisa dapat sertifikatnya tapi bayarnya lumayan… (harus ngumpulin uang nih, UMR di sini dikit banget, hiks…)
Jadi ingat pepatah mengatakan “Banyak jalan menuju ke Roma”, Banyak jalan menjadi orang sukses…